top of page

Membuat Sabun Castile



Buat sabun sendiri adalah keinginanku sejak aku tamat dari kuliah S1 di tahun 2004. Nah, loh, sudah lama sekali yah. Akhirnya, baru sekarang kesampaian. Saya pilih sabun Castile sebagai projek pertama saya karena selain sabun ini sangat lembut, cara membuatnya pun cukup gampang. Cukup dengan tiga jenis resep utama! Duh, gak ribet, kan?


Di blog ini, aku akan bercerita sedikit tentang sabun Castile beserta sejarahnya, dilanjut dengan penjelasikan tentang karakter dan manfaat sabun ini. Dan tentu saja yang ditunggu-tunggu, resep dan cara penggunaan sabun Castile.


Disebut dengan sabun Castile karena sabun ini terbuat dari minyak Zaitun murni 100%. Jika dicampur dengan jenis minyak lain, sabunnya tidak bisa lagi disebut sebagai sabun Castile, tapi sabun Bastile.


Sekitar abad ke-11, tantara salib membawa sabun Aleppo ke Eropah. Sabun Aleppo adalah sabun yang dibuat dari minyak zaitun dan minyak laurel. Pada saat itu, di sekitar Laut Mediterania tidak terdapat minyak laurel. Oleh karena itu, mereka tidak menggunakan minyak laurel dalam formulasi pembuatan sabun mereka dan menyebutnya sebagai sabun Castile. Disebut sebagai sabun Castile karena sabun tersebut dibuat dalam skala besar di area Istana Castile.


Sabun Castile termasuk sabun lunak yang tidak memiliki banyak busa. Sabun ini sangat ramah untuk kulit sensitif namun cukup kuat untuk memberikan efek pembersih, kaya akan zat-zat antioksidan, dapat melembabkan kulit, serta mengandung zat-zat anti bakteri.


Seperti yang sudah disebutkan diatas, buat sabun Castile itu mudah sekali. Hanya dengan tiga jenis bahan utama, sabut Castile sudah bisa dibuat. Bahan lain adalah pilihan dan tidak wajib sifatnya.


Resep Membuat Sabun Castile

Dalam resep ini, aku menambahkan essential oil Lavender sebagai pemberi aroma kesukaanku. Sabun yang dibuat menggunakan resep yang disebutkan di blog ini, mengandung super-fat sebanyak 5%.


Peralatan

  • Timbangan digital

  • Termometer infrared

  • Blender celup

  • Panci besar untuk minyak

  • Wadah tahan panas untuk soda api

  • Spatula dari karet atau teflon untuk mengaduk dan mengorek

  • Saringan kecil

  • Cetakan sabun, di projek ini, cetakan sabun yang sudah aku pesan dari Amazon.de terlambat datang, jadi aku menggunakan karton bekas susu cair yang aku persiapkan sedemikian rupa agar bisa digunakan sebagai cetakan.


Bahan-bahan

Bahan-bahan berikut pas sekali digunakan untuk cetakan 6 lubang sabun biasa. Karena saya menggunakan 1 liter karton bekas susu cair, saya membuat semua bahan berikut menjadi 2x lipatnya.

Bahan-bahan utama:

  • 58g soda api (NaOH)

  • 104g air terdestilasi (aquades)

  • 454g Minyak zaitun / Olive Oil

Bahan-bahan pilihan berikut bisa tidak digunakan:

  • 1 sendok teh Natrium laktat cair

  • 14g atau 3 sendok teh essential oil lavender

Cara Membuat

Siapkan tempat kerjamu:

  • Pastikan semua peralatan dan bahan-bahan lengkap tersedia.

  • Gunakan sarung tangan karet, pelindung mata.

  • Takar dan tempatkan minyak zaitun di panci stainless steel, air ke dalam wadah tahan panas, sedangkan soda api ke dalam wadah lainnya.

  • Walaupun disebutkan sebagai bahan pilihan (tidak wajib digunakan), natrium laktat dapat berguna sebagai pengeras sabun, terutama sabun lunak seperti sabun Castile ini. Natrium laktat tersedia dalam bentuk bubuk ataupun dalam bentuk cairan. Jika kamu menggunakan yang berbentuk cairan, gunakan 1 sendok teh saja. Jika kamu menggunakan yang berbentuk padatan / bubuk, campurkan ½ sendok teh kedalam 1 sendok makan air yang akan kamu gunakan untuk membuat sabun ini. Aduk rata sebelum kamu mencampurnya dengan larutan soda api.

Buat larutan soda api:

  • Buat larutan soda api di tempat yang cukup aliran udaranya, jika perlu, lakukan di luar rumah, di dekat jendela yang terbuka, atau menggunakan exhaust dapur.

  • Kenakan pelindung mata dan sarung tangan.

  • Campur soda api ke dalam air lalu aduk hingga semua butiran soda api larut dengan sempurna. Jauhkan wajah saat mencampur untuk menghindari uap yang keluar akibat reaksi soda api dan air. PERHATIAN: saat dicampur, campuran dapat menjadi sangat panas.

  • Jika telah larut sempurna, diamkan larutan hingga suhu larutan turun hingga dibawah 54°C.

  • Tambahkan larutan natrium laktat, lalu aduk hingga merata.

Proses penyabunan

  • Hangatkan minyak zaitun hingga suhunya mencapai 38°C. Ketika perbedaan suhu antara larutan soda api dan minyak berada dibawah 5°C, campurkan soda api ke dalam minyak. Gunakan saringan kecil saat menuang.

  • Angkat minyak dari pemanas lalu lanjutkan tahap berikutnya

  • Aduk campuran dengan menggunakan blender celup sampai mengental.

  • Pastikan blender tidak digerakkan saat dihidupkan, karena akan terbentuk banyak gelembung udara yang dapat memperlambat proses penyabunan. Hanya gerakkan bender untuk mengaduk pelan campuran sabun saat blender dimatikan. Hidupkan dan matikan blender secara berselang-seling sampai campuran mengental.


Pencetakan dan pematangan:

  • Saat sabun sudah mengental, campurkan essential oil jika kamu ingin menggunakannya.

  • Lalu tuangkan sabun kedalam cetakan.

  • Biarkan sabun selama 48 jam, lalu keluarkan dari cetakan. Jika kamu harus memotong sabun, lakukan sebelum sabun mengeras.

  • Letakkan sabun diatas kertas berlapis wax/lilin atau anti minyak lalu tempatkan di ruangan yang memiliki aliran udara, namun gelap dan bersuhu ruangan, sampai sabun matang.

  • Waktu pematangan sabun biasanya 28 hari

  • Begitu sabun Castile selesai dibuat, masa berlaku sabun bisa mencapai 2 tahun.


1 tampilan0 komentar

Postingan Terakhir

Lihat Semua

Comments


Post: Blog2_Post
bottom of page